Showing posts with label FM Malang. Show all posts
Showing posts with label FM Malang. Show all posts

Tuesday, November 24, 2015

Peran Intelektual Muda dalam Perjuangan Pelestarian Quran Hadits

Peran Intelektual Muda dalam Perjuangan Pelestarian Quran Hadits Forum Mahasiswa (FM) LDII Malang mengadakan Pengajian Akbar di Aula Baitul Manshurin, Mangliawan, Malang, Sabtu (21/11). Acara ini diikuti lebih dari 340 pemuda LDII dari Malang, Batu, Singosari, hingga Turen.
Ketua DPP LDII Ir. H. Chriswanto Santoso, MSc, hadir sebagai narasumber tunggal. Selama dua setengah jam, Chriswanto memaparkan materinya terkait tema acara “Peran Intelektual Muda dalam Perjuangan Pelestarian Quran Hadits.


Menurut Chriswanto, di era yang serba modern ini terdapat banyak pengaruh yang menyerang bangsa dari berbagai sisi. Pengaruhnya berdampak tak terkecuali pada aqidah dan ukhuwah Islamiyah. Dibutuhkan peran pemuda untuk dapat mempertahankan keutuhannya sehingga agama ini dapat terus dinikmati oleh generasi-generasi mendatang.

“Dulu perang itu secara langsung. Sekarang perang bisa berupa perang asimetris, proxy war juga mind war, yang semuanya itu lebih berbahaya dari pada perang secara langsung,” jelas Chriswanto.

Chriswanto menambahkan, perang-perang masa kini hanya bisa dihadapi dengan kekuatan pikiran dan hati. Melalui kecerdasan, luasnya pengetahuan serta keteguhan hati dan jiwa militansi yang kuat, pengaruh tersebut tidak akan menggetarkan kita sedikitpun.

Pengajian akbar yang menjadi kegiatan tahunan FM LDII Malang ini menekankan pada potensi-potensi yang harus dikembangkan oleh para mahasiswa selaku intelektual muda. Sebagai pemuda Islam, kepahaman agama adalah hal terpenting, sebab ilmu agamalah yang menuntun seseorang agar tidak terjadi disorientasi terhadap arah tujuan hidupnya.


Bagi Chriswanto, pemuda yang berprinsip pada nilai-nilai keagamaan bukan berarti bersifat konservatif atau kuno. Sebaliknya, pemikiran tersebut modern dan sangat disayangkan bila tidak dimiliki pemuda Indonesia.

“Presiden Korea saja setelah berkunjung ke Aceh dulu, mendapatkan ilham bahwa bila ingin negaranya berkembang dan maju, maka langkah awalnya adalah menjadikan masyarakatnya sholih atau paham agama,” tutur Chriswanto.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pengajian Akbar Muhammad Rif’an Mabruri mengharapkan agar peserta yang telah hadir dapat merealisasikan apa yang telah disampaikan narasumber.

Rif’an yang tercatat sebagai mahasiswa jurusan Pendidikan Kimia angkatan 2013 di Universitas Negeri Malang ini berpesan agar mahasiswa dalam Islam dapat memaksimalkan fungsinya dalam pelestarian Al-Quran dan Al-Hadits sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

“Tidak lupa, semuanya dikerjakan dengan niat mendapatkan pahala dari Allah,” tutup Rif’an. (Nana/Fajar)

Share

Tuesday, March 24, 2015

Diklat Kader Pemuda Malang Raya

Diklat Kader Pemuda Malang Raya  Forum Pemuda LDII dan Forum Mahasiswa Malang Raya telah berhasil melaksanakan salah satu program kerja diawal tahun 2015, yaitu Open Rekruitmen dan Diklat Pemuda LDII Malang Raya. Kedua organisasi ini berkolaborasi melalui kegiatan bertajuk “Peran Kader Pemuda LDII dalam Menghadapi Tantangan Organisasi Masa Depan” untuk menjaring bakat dan potensi para generasi muda untuk aktif tergabung dalam organisasi kepemudaan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk melakukan regenerasi kepengurusan organisasi. 

Diklat Kader Pemuda Malang Raya

     Kegiatan diklat ini terbagi menjadi dua yaitu diklat indoor dan outdoor. Diklat indoor dilaksanakan dalam beberapa tahap yakni pada tanggal 25 Februari di aula Al-Arsya Pondok Pesantren Muflikhun dilanjutkan pada 27 Februari dan 1 Maret bertempat di aula masjid Roudlotul Jannah Sukun. Beberapa narasumber diundang untuk mengisi acara antara lain Haryadi, S.Pd, Drs. Heri Susanto, dan Ir. Jasuma Jaya Husda. Tak lupa, alumnus HIMALAYA (Himpunan Pemuda Malang Raya) juga turut memberikan dukungannya dengan menghadirkan Erwin Widriawan, S.T. dan Teguh Pidekso Adhinoto, S.T.

     Melalui kegiatan diklat indoor, para peserta dibekali wawasan berorganisasi, manajemen organisasi, manajemen waktu dan stress, hingga simulasi sidang.Para peserta bersemangat selama kegiatan ini berlangsung, nantinya 65 orang peserta ini akan diseleksi ulang untuk menjadi anggota Forum Pemuda LDII dan Forum Mahasiswa Malang Raya. Diklat dua organisasi kepemudaan ini dilaksanakan bersama karena memang sejarah dua organisasi ini berasal dari cikal bakal organisasi yang sama. Selain itu visi misi yang diusung pun juga sama. “Juga agar kegiatan open recruitment dan diklat pemuda ini bisa lebih meriah”, imbuh Mukhammad Ikbal Riza selaku ketua pelaksana.


      Puncak dari serangkaian acara Open Rekruitmen dan Diklat Pemuda ini yaitu diklat alam yang diadakan di bumi perkemahan Bedengan, Selorejo, Kabupaten Malang (7-8/3). Melalui konsep penggemblengan, diharapkan potensi dan kesungguhanan peserta bisa terlihat. Hadir untuk membuka acara Diklat Pemuda yaitu H. Abd Wahid selaku ketua DPD LDII Kabupaten Malang dan Sutrisno selaku sekertaris DPD LDII Kabupaten Malang.


       Dr. H. Achmad Jamhuri turut hadir dan menyampaikan materi “Meningkatkan Semangat Juang Generasi Muda”. Gaya penyampaian yang ramah, interaktif dan penuh semangat mampu membakar semangat generasi muda. Ada 4 hal yang disampaikan oleh beliau yaitu tanamkan kefahaman yang kuat dan kokoh kepada diri kita sendiri, sebanyak mungkin berusaha menolong agama Allah dengan ber Amar Ma’ruf, memperbanyak amalan rutin (andalan), selalu ingat untuk mendoakan kepada kedua orang tua dan saudara. Hujan deras yang mengguyur pun tidak menyurutkan semangat para peserta. Terbukti semua tetap antusias mendengarkan materi seputar tugas pokok dan fungsi organisasi dari Abdul Sodiq Amrulloh, S.T. selaku Ketua Umum Forum Mahasiswa Malang Raya. 
Pukul 02.00 WIB para peserta dibangunkan untuk melakukan kegiatan jelajah malam sembari berdoa disela-sela perjalanan penjelajahan.

       Walaupun para peserta merasakan waktu istirahat yang cukup singkat, namun saat mengikuti senam dan yel-yel  semua terlihat kompak. Keseruan dan kekompakan para peserta serta panitia terlihat selama games dan kegiatan outbound. Salah satu peserta, Laila Alfi Nurhasanah, mengaku bahwa motivasi mengikuti acara ini adalah untuk mengetahui organisasi diluar kampus karena ia mengaku sudah sangat sering dan banyak mengikuti kegiatan organisasi dikampusnya. Mahasiswi Psikologi Universitas Muhamaddiyah Malang ini juga mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat banyak baik menyenangkan atau mungkin sedikit kurang menyenangkan. 

Kegiatan ditutup oleh pengurus DPD LDII Kabupaten Malang dilanjutkan pengukuhan anggota Forum Pemuda LDII dan Forum Mahasiswa Malang Raya. Penyematan pin pada perwakilan peserta secara resmi mengukuhkan peserta menjadi bagian dari Forum Pemuda LDII dan Forum Mahasiswa Malang Raya. Semoga dengan adanya Diklat Pemuda ini  terlahir para kader muda LDII yang berjiwa militansi dan memiliki semangat daya juang yang tinggi agar peranan organisasi kepemudaaan dan kemahasiswaan bisa lebih meningkat. (Chasa/Dodi)





iklan

 

Copyright © Forum Mahasiswa LDII. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com